Blog  

Wabup Risnawanto Resmikan Pembentukan Lima Jorong di Muaro Kiawai Hilir Kecamatan Gunung Tuleh

Pasaman Barat Nasionaljurnalis.com-Untuk meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat, lima jorong di Nagari Muaro Kiawai Hilir diresmikan oleh Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Risnawanto, di Kantor Wali Nagari Muaro Kiawai, Rabu (3/7).

Lima wilayah jorong yang dimekarkan di Nagari Muaro Kiawai Hilir itu adalah Jorong Kartini, Jorong Kartini Lobuah Baru, Jorong Kartini Singkarak, Jorong Kartini Boncah Kobun, dan Jorong Kartini Rawa Bangun.

Baca juga artikel beritanya  Pelarian Berakhir! Tim Intelijen Kejari Subulussalam Tangkap DPO yang Kabur dari Rutan Singkil

Dalam peresmian pemekaran jorong tersebut, hadir beberapa kepala OPD, Forkopimca Gunung Tuleh, perangkat nagari, Bamus, tokoh masyarakat, dan stakeholder terkait lainnya.

 

Wakil Bupati Risnawanto menyampaikan bahwa pemekaran jorong tersebut merupakan kelanjutan dari pemekaran nagari yang telah dilakukan sebelumnya. Dahulu nagari di Pasbar hanya berjumlah 19, sekarang sudah dimekarkan menjadi 90 nagari.

“Dengan adanya pemekaran jorong ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin dekat, cepat, dan mudah,” katanya.

Baca juga artikel beritanya  Aksi Peduli Polres Pelabuhan Belawan, Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1445 H/ 2024 M.

Ia juga menegaskan bahwa kepala jorong bukan hanya lambang saja. Kepala jorong harus tahu apa yang dialami oleh masyarakatnya.

“Sebelum mengikuti Pansel jorong nanti, calon jorong harus memahami tugas jorong. Jangan sampai tidak tahu kondisi warganya yang tidak makan, warga yang sakit menahun, hingga warga yang tidak mendapatkan bantuan sementara dia berhak untuk dibantu,” ujar Risnawanto.

Baca juga artikel beritanya  Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Bapak Syofian Hendri ,S.Pdi.M.M Hadiri Acara Sosisalisasi Program Beragan Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA ) di SMAN 4 Sijunjung

Tujuan dari pemekaran jorong dan nagari adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jika pelayanan tidak meningkat sementara jorong dan nagari sudah bertambah, maka itu adalah kerugian besar bagi kita semua.

“Untuk itu, mari kita wujudkan tujuan ini secara bersama-sama, tanpa ada kepentingan apapun,” ujar Risnawanto. (Handro)

Penulis: HandroEditor: Riko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *