Polri Hadir Mengawal Hunian Tetap Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan.Nasionaljurnalis.Com

Komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana alam di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali ditunjukkan melalui kegiatan pengecekan hunian tetap (Huntap) yang dilaksanakan di Posko Induk Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Audit Tematik Itwasum Polri, Irwasda Polda Sumatera Utara, Dansat Brimob Polda Sumut, serta Komandan Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut.

Baca juga artikel beritanya  Razia Gabungan Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak dan Samapta Polda Sumut Amankan Pria Pembawa Samurai

Peninjauan difokuskan pada kesiapan lahan dan perencanaan Huntap sebagai bagian dari upaya memastikan warga terdampak bencana memperoleh hunian yang layak dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau sejumlah aspek teknis serta mendengarkan pemaparan terkait progres dan kendala di lapangan.

Proses pembangunan Huntap harus dilaksanakan secara terukur, transparan, dan mengedepankan kebutuhan masyarakat terdampak.

Baca juga artikel beritanya  Polres Pematangsiantar Ungkap Curat di Jalan Mawar, Tiga Diduga Pelaku Diamankan

Pengecekan ini penting untuk memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan sesuai aturan dan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Huntap bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang keberlanjutan hidup masyarakat setelah bencana.

Sementara itu, terkait rencana penggunaan lahan Huntap di Desa Huta Godang, akan dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak-pihak terkait guna memastikan kesiapan lokasi serta kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga artikel beritanya  Abdullah Roni Kembali Laksanakan Sosper No.5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana, dengan memastikan setiap kebijakan dan langkah pembangunan berorientasi pada kepentingan dan keselamatan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *