Bener Meriah Nasionaljurnalis.com
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas Gunung Api Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan hasil pemantauan periode 31 Januari 2026 pukul 00.00–24.00 WIB.
Berdasarkan laporan resmi MAGMA-VAR, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan dengan arah angin lemah sampai sedang ke timur.
Suhu udara berkisar antara 18–24 derajat Celsius. Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis, dan asap kawah tidak teramati.
Dari sisi kegempaan, tercatat 10 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 34–50 mm, durasi 24–30 detik, serta selisih waktu S–P antara 1–3 detik. Selain itu, teramati 5 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 10–30 mm dan durasi 40–120 detik.
PVMBG menegaskan bahwa meskipun tidak ada kejadian menonjol lainnya, masyarakat dan pengunjung tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pendaki dan warga dilarang mendekati area kawah Gunung Bur Ni Telong dalam radius 3 kilometer, serta tidak berada di kawasan fumarola dan solfatara, terutama saat kondisi cuaca mendung atau hujan.
“Status gunung masih Waspada. Masyarakat diharapkan mematuhi rekomendasi demi keselamatan bersama,” demikian keterangan dalam laporan yang disusun oleh Ihsan Nopa Abadi, Pengamat Gunung Api Bur Ni Telong.
PVMBG mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi melalui laman magma.esdm.go.id dan kanal media sosial PVMBG.













