

Bener Meriah – Mnj.com Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bener Meriah bekerja sama dengan Pondok Pesantren Terpadu Hakikat Ihsan Al-Waliyah menggelar kegiatan sunat massal bagi anak-anak di Kabupaten Bener Meriah.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di lingkungan Pesantren Hakikat Ihsan Al-Waliyah, Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang penuh nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial ini diikuti oleh 40 orang anak. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin, S.H., M.Si., Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Hakikat Ihsan Al-Waliyah Tgk. Selamet, S.Ag., M.Pd., Kapolsek Wih Pesam, Kasiwas Polres Bener Meriah, Reje Kampung Wih Pesam, para pengurus pesantren, serta orang tua dan wali peserta khitanan.
Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Hakikat Ihsan Al-Waliyah, Tgk. Selamet, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Bener Meriah atas dukungan dan kontribusi yang diberikan sehingga kegiatan khitanan massal dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Bener Meriah yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga sinergi yang baik antara pesantren dan kepolisian terus terjalin demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Ia berharap anak-anak yang mengikuti khitanan massal tersebut dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
“Semoga anak-anak yang mengikuti khitanan massal hari ini kelak menjadi anak yang saleh, berakhlak baik, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agamanya,” kata Kompol Syabirin.
Lebih lanjut, Wakapolres juga mengajak seluruh orang tua untuk terus berperan aktif dalam membina dan mengawasi anak-anak mereka. Menurutnya, menjaga generasi muda dari pengaruh negatif merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan kepolisian.

“Kami berharap para orang tua dapat bersama-sama dengan pihak kepolisian menjaga generasi muda agar terhindar dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dapat terus terjaga dalam keadaan aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan khitanan massal tersebut Selain menjadi wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara kepolisian, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat, berakhlak, dan berkualitas.
Mnj.com / Jauhari M Yunus CFLE













