Gotong Royong Warga Suka Makmur dan Pondok Balik Perbaiki Pipa Pembuangan Air Limbah Pascalongsor

Mnj.com Bener Meriah | Jumat, 17 Juli 2026

Masyarakat Desa Suka Makmur dan Desa Pondok Balik, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, bergotong royong memperbaiki pipa pembuangan air limbah yang rusak akibat longsor (singol) yang terjadi di kawasan tersebut.

Menurut informasi yang diterima dari anggota RAPI berkode panggil JZ01DSH, longsor menyebabkan aliran air yang sebelumnya mengarah ke Desa Pondok Balik dialihkan oleh pemerintah ke wilayah Desa Suka Makmur, tepatnya di kawasan Kali Buntung.

Baca juga artikel beritanya  Kapolres Bener Meriah Membuka Latihan Pra Operasi Mantap Praja Seulawah 2024

Namun, pipa yang dipasang dinilai berukuran kurang besar sehingga sampah mudah masuk ke dalam saluran dan menyebabkan penyumbatan.

Kondisi tersebut mengakibatkan pipa terputus dan terjatuh ke tebing.

Melihat situasi itu, masyarakat dari kedua desa berinisiatif melakukan gotong royong. Warga bersama-sama mengambil pipa yang terjatuh, kemudian memperbaikinya agar saluran pembuangan air limbah kembali berfungsi dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca juga artikel beritanya  Sandari Miko Ucapkan Ribuan Terima Kasih kepada Masyarakat khususnya Bener Meriah

Anggota RAPI JZ01DSH menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.

Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan penanganan permanen dengan memasang pipa berukuran lebih besar agar mampu menampung debit air dan tidak mudah tersumbat oleh sampah.

Baca juga artikel beritanya  Karutan Baru Bener Meriah Pimpin Ikrar Anti Narkoba dan Handphone Ilegal, 10 Pegawai Jalani Tes Urine

“Kami berharap ada solusi jangka panjang dari pemerintah agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, terutama saat musim hujan,” ujar JZ01DSH.

Kegiatan gotong royong tersebut mendapat apresiasi karena mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam menyelesaikan persoalan lingkungan secara swadaya sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

 

Sumber: Anggota RAPI JZ01DSH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *