Polsek Pintu Rime Gayo Pantau Akses Jalan dan Jembatan Pascabanjir-Longsor, Arus Lalu Lintas Kembali Lancar

Oplus_16908288

Mnj.com, — Bener Meriah —-

Pasca bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah, Polsek Pintu Rime Gayo (PRG) Polres Bener Meriah terus melakukan monitoring dan pengamanan akses jalan serta jembatan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB, dengan menyasar sejumlah titik rawan terdampak bencana, di antaranya Wihni Kulus Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, serta Tenge Besi Kampung Gemasih, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Baca juga artikel beritanya  Baharuddin SH." Harapan Kami Kepada Warga Binaan Saat Mereka Meninggalkan Rutan Ini Bisa Menjadi Manusia Yang Berakhlak dan Meneladani Akhlak Rasulullah"

Dua personel Polsek Pintu Rime Gayo diterjunkan untuk memantau kondisi jalan dan jembatan, mengamankan arus lalu lintas, serta membantu memastikan akses kendaraan roda dua maupun roda empat tetap dapat melintas dengan aman.

Kasihumas Polres Bener Meriah, Ipda Eriadi, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan serta menjaga keselamatan masyarakat pascabencana.

“Polri terus berupaya memastikan akses masyarakat tetap dapat digunakan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas akibat dampak banjir dan longsor. Kami mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” ujar Ipda Eriadi.

Baca juga artikel beritanya  Dandim 0119/Bener Meriah Hadiri Tasyakuran Hari Damai Aceh

Berdasarkan hasil monitoring, akses jalan dan jembatan di Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, dan Tenge Besi Kampung Gemasih menuju Kecamatan Gajah Putih sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.

Namun, untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas masih diberlakukan sistem buka tutup pada sejumlah titik.

Baca juga artikel beritanya  Respon Cepat Waskita, Plafon Huntara di Tunyang Ambruk Langsung Diperbaiki

Sementara itu, di Jembatan Kampung Wih Porak, saat ini sedang dilakukan pemasangan empat unit peti kemas oleh PT PP (Pembangunan Perumahan) Persero Tbk, sebagai bagian dari upaya penanganan dan pemulihan akses pascabencana.

Polres Bener Meriah melalui Polsek Pintu Rime Gayo akan terus melakukan pemantauan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung percepatan pemulihan infrastruktur serta menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Mnj.com

Jauhari M Yunus S.E.CFLE. C.JI. C.L.WI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *