Pemdaprov Jabar Terus Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran dan Ciwidey-Bandung

KOTA BANDUNG. Medianasionaljurnalis.Com– Pemda Provinsi Jawa Barat terus intens mendorong percepatan reaktivasi insfrakstruktur perkeratapian di Jabar dengan pemerintah pusat.

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin mengungkapkan, ada tiga program yang menjadi perhatian Pemdaprov Jabar, yakni reaktivasi sejumlah jalur kereta api di Jabar, elektrifikasi kereta jalur Padalarang-Cicalengka serta pembangunan LRT Bandung Raya.

Baca juga artikel beritanya  Kartu Kartu Yang tak Berlaku, Sejak di Berikan ke Penerima oleh Pemerintah

“Kemarin saya ke Jakarta bertemu dengan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas membahas ulang tentang LRT, elektrifikasi kereta yang dari Padalarang sampai Cicalengka dan reaktivasi jalur kereta,” kata Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (16/5/2024).

Reaktivasi itu meliputi jalur KA Banjar sampai Pangandaran dan Ciwidey- Bandung.

Baca juga artikel beritanya  Acara Puncak di Dirgahayu HUT RI ke 80 tahun 2025.Di Kampung Bantar sari RW 10 Desa Cangkuang Rancaekek Bandung

Bey mengatakan, pihak Bappenas merespons baik dan juga mendukung proyek tersebut.

“Respons sangat baik, kami berbicara sangat detail dan mereka sangat mendukung percepatan dan ini dalam progres,” kata Bey.

“Ada harapan bisa dimajukan untuk reaktivasi dan elektrifikasinya,” tambahnya.

Bey mengungkapkan, reaktivasi jalur Banjar-Pangandaran sudah memiliki _Detail Engineering Design_ dan jalur tersebut memungkinkan cepat terealisasi.

Baca juga artikel beritanya  Bey Machmudin: Kebakaran Hutan di Gunung Tangkubanparahu dalam Penanganan Otoritas Terkait

“Intinya kami berharap tahun ini bisa ada yang nyata sehingga tahun depan tinggal meneruskan. Saya berharap sekali elektrifikasi Padalarang-Cicalengka,” katanya.

HUMAS JAWA BARAT
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat
Ika Mardiah

 

Medianasionaljurnalis.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *