Mnj.com Benerr Meriah, Jumat 24 April 2026.
Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) yang berkantor di Jalan Jalur Dua Pante Raya Bandara Rembele, Dusun Uning Gelime, Desa Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja PT Waskita Karya dalam pembangunan hunian sementara (huntara).
Ketua SWI Bener Meriah, Adis Atim Rohmansah, menyebut pembangunan huntara di Desa Tunyang merupakan salah satu yang terbaik dan patut dijadikan percontohan.
Ia menilai hasil pembangunan tersebut terlihat rapi, berkualitas, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menempatinya.
“Pembangunan huntara di Desa Tunyang ini sangat luar biasa. Selain tertata rapi, juga terlihat bersih dan indah dengan hiasan rumput yang membuat suasana menjadi nyaman dan enak dipandang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa fasilitas penerangan dari Perusahaan Listrik Negara memberikan dampak positif terhadap lingkungan hunian sementara tersebut.
Lampu-lampu yang terang membuat suasana huntara tampak seperti kawasan perkotaan, sehingga meningkatkan rasa aman dan kenyamanan bagi para penghuni.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti masjid, taman bermain anak-anak, serta area duduk santai turut melengkapi kenyamanan di kawasan huntara.
“Dengan adanya penerangan yang baik, suasana di huntara ini terasa hidup dan nyaman, seperti berada di kawasan kota,” tambahnya.
SWI berharap kualitas pembangunan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi standar dalam pembangunan hunian sementara di wilayah lain, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana.

Sebelumnya, pada Rabu (22/04/2026), Huntara Tunyang juga mendapat kunjungan dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah.
Dalam kunjungannya, Tito menyampaikan bahwa huntara tersebut sangat layak untuk dihuni.

Ia juga mengapresiasi hasil pembangunan beserta fasilitasnya seperti mushola dan gedung serbaguna (GSG) yang jarang ditemui di tempat lain.
Ke depan, diharapkan Huntara Desa Tunyang dapat dijadikan sebagai percontohan bagi pembangunan huntara lainnya.













