Polisi Diserang Saat Gerebek Pengedar Sabu di Medan, Pelaku Utama Kabur

DITRESNARKOBA POLDA SUMUT

Medan.MNJ.NEWS.COM.

Penggerebekan bandar narkoba yang dilakukan personel Ditresnarkoba Polda Sumut di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, berujung ricuh. Polisi mendapat perlawanan dari pelaku, keluarga hingga warga sekitar saat melakukan penangkapan.

Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan peristiwa itu terjadi saat personel Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan pengungkapan kasus narkotika, Kamis (28/5/2026) sore.

Awalnya, polisi melakukan penyelidikan terhadap target operasi bernama FF alias Apeng (40) yang diduga sebagai pengedar sabu.

Baca juga artikel beritanya  Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

“Petugas melakukan undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli narkoba. Setelah transaksi terjadi, tim langsung melakukan penindakan,” kata Ferry, Jumat (29/5/2026).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu seberat bruto 2,45 gram, timbangan digital, sekop sabu, plastik klip kosong hingga uang tunai hasil transaksi.

Namun situasi mendadak memanas saat petugas hendak membawa pelaku.

Menurut Ferry, pelaku melakukan perlawanan dan mendapat bantuan dari pihak keluarga serta sejumlah warga di sekitar lokasi. Polisi yang berada di lokasi bahkan dilempari batu.

Baca juga artikel beritanya  Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan 3C, Polsek Gebang Patroli Blue Light

“Personel mendapat perlawanan dari pelaku, kemudian keluarga dan warga sekitar ikut melakukan pelemparan batu ke arah petugas,” ujarnya.

Akibat situasi yang ricuh, pelaku utama berhasil melarikan diri dari lokasi penggerebekan.

Polda Sumut kemudian meminta bantuan personel Brimob BKO dan Polsek Medan Kota untuk melakukan pengamanan dan penyisiran di lokasi.

Baca juga artikel beritanya  Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana, Kapolda Sumut : Negara Harus Selalu Hadir Lindungi Rakyat

Dari pengembangan yang dilakukan, polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat melakukan perlawanan terhadap petugas. Keenamnya yakni MRS, DP, AP, FH, RR, dan RZ.

“Hasil tes urine terhadap enam orang yang diamankan menunjukkan semuanya positif amphetamine,” jelas Ferry.

Saat ini Ditresnarkoba Polda Sumut masih memburu keberadaan FF alias Apeng yang kabur saat proses penangkapan berlangsung.

Polisi juga mendalami keterlibatan pihak-pihak yang diduga menghalangi proses penegakan hukum dalam penggerebekan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *