Blog  

Oknum Mengaku LSM di Kolaka Meresahkan Kepala Desa Diduga ada Niat Memeras

Oknum mengaku LSM diduga bakal memeras Kepala Desa

nasionaljurnalis.com-Kolaka,

Oknum yang mengatas namakan dirinya seorang Aktivisnya, membuat Resah Para Kepala Desa di Kolaka, Diduga Oknum tersebut Bakal melakukan Pemerasan. 10/03/24.

Awalnya Pelaku menghubungi Kepala Desa via Whatsapp, dengan dalih minta tolong karena Terkena Musibah, dan meminta dikirimkan uang.

Salah satu korban Kades Lawolia, Kec. Iwoimendaa melaui via watshapp kepada wartawan mengatakan, dia percaya dan mau menolong dengan mengirimkan sejumlah uang Kepada Pelaku, “saya percaya makanya saya transferkan uang dengan niat membantu”kata Tahrir , 10/11/24.

Baca juga artikel beritanya  Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Bapak Syofian Hendri ,S.Pdi.M.M Hadiri Acara Sosisalisasi Program Beragan Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA ) di SMAN 4 Sijunjung

Namun stelah itu, pelaku kembali menghubungi Kepala Desa dengan alasan mau minta uang lagi lanjut Tahrir, dan nominal yang diminta lebih besar dari sebelumnya, bahkan seolah diteror Pelaku terus menelpon Kades hingga larut malam.

Baca juga artikel beritanya  Nagari Batu Manjulur Lakukan Penyuluhan Stunting dan penyerahan makan bergizi kepada Balita dan Ibu Hamil.

Karena Resah dengan aksi Oknum yang menjual Nama LSM maka beberapa Aktivis di Kolaka mencari pelaku dan bakal dipolisikan, karena sudah membuat Citra Lembaga Swadaya Masyarakat di Kolaka dikotori atas aksinya.

Ketua LSM-WRI Amir Kaharuddin yang menerima informasi kasus ini, meminta kepada Para Kepala Desa yang menerima Chat atau telepon dari Oknum yang mengaku LSM agar dicari tahu dulu kebenaran Lembaganya sebelum mengiyakan, “saya harap Para Kades bila dapat chat atau telpon dari Oknum mengaku LSM cari tau dulu Kebenarannya”tutup Amir.

Baca juga artikel beritanya  Polres Bener Meriah dan Brimob Evakuasi Warga Tiga Kampung Imbas Status Siaga Gunung Burni Telong

Apriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *